Selasa, 26 Juni 2012 0 komentar

Hikmah Di Balik Penderitaan Sebagai Pegawai Kantoran



Saat-saat paling galau buat pegawai itu adalah hari Minggu malam. Kenapa? Karena dalam beberapa jam para pegawai ini akan bertemu hari Senin, dan rasanya ketemu hari Senin (bagi pegawai) itu seperti ketemu penjajah zaman Belanda. Bawaannya seperti tersiksa gitu. Buat kamu-kamu yang konon masih mau (atau memang terpaksa) jadi pegawai karena lagi mengumpulkan pundi-pundi uang buat nantinya buka usaha sendiri, yuk hitung hikmah sebagai pegawai kantor supaya nggak terlalu merasa tersiksa setiap Senin sampai Jumat.

1. Jago Berhitung
Mau apapun bidang pekerjaan kamu, pasti kamu jago berhitung. Mulai dari berhitung kapan gajian masuk, kapan tanggal muda, kapan tanggal muda, kapan THR keluar sampai bonus-bonus bermunculan. Misalnya mendekati tanggal gajian, kalau kantong sudah mulai menipis kamu jago hitung harga lauk di kantin yang sesuai bujet. Kalau pas gajian, kamu jago hitung barang apa yang bisa kamu beli supaya uangnya langsung habis dalam hitungan hari. Pokoknya kalau urusan duit, para pegawai ini jagoan deh.

2. Perencana Handal
Coba kamu tes pengetahuan kamu sama temen kamu yang bukan pegawai kantoran soal tanggalan merah. Pasti kamu sudah hapal dan ngasih tanda merah di kalendermu. Dari awal tahun, kamu sudah cek kalender dan bikin jadwal liburan sesuai tanggal merah. Kamu pasti tahu kalau bulan Juni ada tanggal merah tapi pas hari Minggu, terus tahun ini bisa libur panjang dari 17-an sampe Lebaran, jadi bisa pesan tiket promo. Lebih canggih lagi kalau kamu bikin rencana liburan dengan cuti plus tanggalan merah, hasilnya kamu sukses liburan panjang dan meninggalkan kantor seminggu lebih sejak jauh hari. Horee!

3. Timekeeper Sejati
Selain berhitung uang, pegawai kantor pastinya juga juara soal berhitung waktu. Apalagi bagi yang sudah akrab dengan istilah 9 to 5, sebisa mungkin kamu harus pulang on-time. Nah terus kalo datengnya telat gimana? Yah gak mau tau, pokoknya jam 5 harus pulang, titik.

4. Humas yang Baik
Telat datang ke kantor, mau izin nggak masuk, atau pura-pura sakit karena interview di calon kantor baru? Semua butuh alasan yang baik dan meyakinkan supaya bisa lolos dari bos kamu. Semakin sering kamu bikin alasan, sebenarnya kamu jadi semakin terlatih untuk bikin jawaban masuk akal yang tetap menjaga imej baik kamu. Nggak sadar kan kalau kamu bisa jadi humas yang baik demi menyelamatkan diri sendiri? Ini pastinya akan berguna bagi diri kamu sendiri di masa datang.

5. Pekerja Berkulit Baja
Udah kena omel tiap minggu, di SP 1 & 2 sama bos, terus kegep lagi bolos pas bilang nganter nyokap ke dokter, kamu masih betah saja kerja di kantor kamu. Padahal gajinya kecil, bosnya banyak mau, rekan kerja nggak asik, dan kantornya jauh dari peradaban. Mungkin ini artinya kamu memang tahan banting jadi pegawai. Nah, mental baja inilah yang tentunya akan berguna di kehidupan kamu di masa datang.

Demikianlah. Dengan demikian dijamin kamu bakalan lebih jago pas akhirnya punya kantor sendiri. Manteb!
Senin, 04 Juni 2012 3 komentar

Model dan Prinsip Entrepreneurship Nabi Muhammad SAW

Model dan Prinsip Entrepreneurship Nabi Muhammad SAW 

Aktivitas bisnis Muhammad saw sejak usia 17 tahun mendorongnya memiliki karakter wirausaha (entrepreneurship) yang kental. Sosok beliau sangat bersahaja, tetapi di dalam dirinya terdapat semangat sekuat baja. Jika kita sempat melawat ke Mekkah, akan kita lihat medan bisnis yang dilalui oleh Muhammad saw yang luar biasa berat untuk ukuran kita saat ini. Sangat berbeda dengan umumnya eksekutif bisnis sekarang yang bisa menumpang pesawat terbang dengan duduk di kelas bisnis yang nyaman. Muhammad saw melakukan lawatan dagang berkali-kali dengan medan perjalanan yang sangat berbahaya dan berat. Dalam hal ini kita bisa menimbang-nimbang seberapa hebat tekad seorang bisnis seperti Muhammad saw.

Seorang entrepreneur sejati memang harus memiliki karakter unggulan. Paulus Winarto dalam bukunya First Step to An Entrepreneurs menuliskan lima ciri entrepreneur unggulan sebagai berikut:

1. Berani mengambil resiko. Artinya, berani memulai sesuatu yang serba tidak pasti dan penuh resiko. Namun, resiko telah diperhitungkan dengan cermat.

2. Menyukai tantangan. Artinya, segala sesuatu dilihat sebagai sebuah tantangan, bukan masalah. Perubahan yang terjadi justru mencuatkan semangat menaklukkan.

3. Punya daya tahan yang tinggi. Artinya, seorang entrepreneur harus banyak akal (bukan akal-akalan) dan tidak mudah putus asa.

4. Punya visi jauh ke depan. Artinya, segala yang dilakukan punya tujuan jangka panjang meski dimulai dengan langkah amat kecil.

5. Selalu berusaha memberikan yang terbaik. Artinya, seorang entrepreneur akan mengarahkan semua potensi yang dimilikinya, termasuk merekrut orang-orang yang berkompeten untuk bersama-sama meraih kesuksesan.

Berikut juga ada lima karakter entrepreneur yang dapat kita petakan sebagai MACAN seperti berikut:

· Mulai dari diri sendiri yaitu tekad dan ketetapan hati yang kuat untuk mandiri meskipun orang-orang bertekad menghalangi, mengkhawatirkan-nya, ataupun menyepelekannya. Muhammad saw berkeinginan kuat dapat diajak pamannya berdagang dalam usia kanak-kanak meskipun pamannya sangat mengkhawatirkannya.

· Ambil resiko yaitu berkeyakinan yang kuat untuk menjalankan bisnis meskipun ada risiko rugi, tertipu, ataupun modal kembali dalam jangka waktu lama. Muhammad saw berani mengambil resiko termasuk risiko terbesar adalah menerima amanah dagang dari Khadijah ra.

· Ciptakan impian yaitu segenap kesuksesan yang ingin dicapai dengan tujuan membahagiakan diri sendiri, orang-orang yang dicintai, serta orang banyak. Karena itu, para entrepreneur adalah orang-orang yang kerap mengisi impiannya dengan motivasi. Muhammad saw berkeinginan kuat meringankan beban keluarga pamannya. Setelah menikah, ia mengelola bisnis dengan baik untuk membahagiakan istrinya.

· Aksi nyata yaitu wujud usaha yang biasanya dilakukan dalam wkatu cepat, taktis, dan bersemangat. Para entrepreneur sejati kerap tidak peduli dengan hinaan, cemoohan, bahkan ancaman dari orang lain. Muhammad saw mengunjungi berbagai pasar besar tingkat regional, bahkan internasional dan sukses menghasilkan keuntungan. Ketika hijrah ke Madinah, Muhammad saw mengutus Abdurrahman bin Auf untuk dapat mengendalikan ekonomi pasar yang dikuasai oleh orang-orang Yahudi dengan semena-mena.

· Never give up! Yaitu sikap pantang menyerah sebelum impian tercapai. Ada entrepreneur yang berkali-kali rugi, tetapi tetap tekun menjalani bisnisnya hingga berhasil. Ada entrepreneur yang mengorbankan banyak waktu dan harus berpergian ke tempat-tempat berisiko tinggi tanpa rasa takut sama sekali. Dalam kamus hidup Muhammad saw tidak ada kata menyerah sehingga beliau memperoleh kemenangan demi kemenangan dalam hidupnya.

Lima karakter unggul jika kita lekatkan pada pribadi Muhammad saw maka sangtlah tepat. Sebagai seorang entrepreneur, Muhammad saw sudah menempa dirinya memiliki karakter-karakter unggulan. Bahkan, beliau mengambil resiko perjalanan dagang yang jauh sejak usia 12 tahun! Muhammad saw juga berani mengambil resiko tanggung jawab yang lebih besar dengan menerima tawaran rekrutmen dari Khadijah ra untuk hal ini, lewat pamannya, Abu Thalib, Muhammad saw melakukan negosiasi upah hingga beliau mendapatkan upah empat ekor unta.


Muhammad saw juga seorang yang visioner. Beliau memiliki strategi dalam marketing dengan mengenali latar belakang daerah-daerah serta pasar-pasar yang akan dikunjunginya. Muhammad saw pun membangun kerja sama strategis dengan para pedagang setempat hingga mampu melebarkan jaringannya (network marketing).
Coba kita lihat prinsip sukses seorang entrepreneur menurut Rhenald Kasali.

1. Reputasi seorang entrepreneur senantiasa menjaga reputasi (nama baik) agar mendapatkan kepercayaan dari banyak orang

2. Tumbuh dari bawah. Seorang entrepreneur adalah biasa memulai dari nol ataupun dari sesuatu yang kecil meskipun modal dasar memulai itu berbeda-beda

3. Konsentrasi. Seorang entrepreneur yang sudah memutuskan untuk masuk ke bidang tertentu, hendaknya fokus dan berkonsentrasi. Jikalau satu saja belum beres, jangan berpindah ke bidang lain.

4. Anti kerumunan. Seorang entrepreneur sebaliknya tidak terjun kebidang yang telah banyak dimasuki orang (bukan pengekor), kecuali mampu memberikan nilai lebih yang membedakan kita dengan pemain sebelumnya. Jadi, jangan latah, ciptakan sesuatu yang berbeda.

5. Modal hanya pelengkap. Sebagai entrepreneur harus berpikir mulai dari kemampuan terkecil untuk mendapatkan modal.

Bagaimana dengan prinsip sukses Muhammad saw? Lagi-lagi kita bisa menyebutkan bahwa prinsip sukses entrepreneur menurut Rheinald Kasali telah ada pada diri Muhammad saw. Coba kita bandingkan.

Prinsip Sukses Model Muhammad SAW

Reputasi
Muhammad saw sejak usia muda telah membangun reputasi sebagai orang yang terpercaya dengan personal brand al-Amin (orang yang terpercaya). Beliau terkenal jujur, menepati janji, dan menghindari konflik. Karena terpercaya, beliau pernah dimintai pendapat oleh para pemuka Quraisy yang sedang berselisih paham tentang siapa yang paling berhak mengangkat Hajar Aswad. Beliau bisa memberikan solusi yang terbaik.

Tumbuh dari bawah
Muhammad saw adalah entrepreneur sejati yang memulai upaya magang (internship) sejak usia 12 tahun pada usaha pamannya. Pada usia 17 tahun, beliau mulai mandiri menjalankan usaha dagang kecil-kecilan dilingkungan kota Makkah. Beliau benar-benar tumbuh dari bawah dengan keadaan yang juga serba kekurangan.

Konsentrasi
Muhammad saw memutuskan karier sebagai pedagang sejak usia 17 tahun karena ingin meringankan beban keluarga pamannya. Beliau berkonsentrasi menjual pakaian dan barang kebutuhan lainnya yang dibeli dipasar, kemudian menjualnya kembali. Dari pengalaman ini, Muhammad saw memiliki skill dan knowledge soal produk dan mutunya. Beliau memberikan added value (nilai tambah) dengan terobosan praktik berjualan yang menyenangkan banyak orang.

Anti kerumunan
Muhammad saw dalam prosesnya bertumbuh sebagai entrepreneur professional, tahu benar bagaimana memenangkan pasar. Beliau melakukan apa yang orang lain tidak lakukan. Cara berdagang yang berorientasi pada konsumen merupakan cara berdagang yang tidak biasa diterapkan oleh bangsa Arab.

Modal hanya pelengkap
Muhammad saw memulai modal dari nol karena awalnya hanya membantu usaha dagang pamannya. Dalam hal beliau memutuskan karier sebagai pedagang, beliau memulai dari modal pas-pasan. Cara berdagangnya menarik simpati banyak orang. Kemudian, datanglah banyak investor, yaitu janda-janda kaya dan anak-anak yatim yang tidak sanggup mengelola sendiri dana mereka. Terjadilah kerjasama dengan sistem bagi hasil (mudharabah). Reputasi Muhammad saw cepat menyebar sehingga akhirnya mengundang pemilik modal besar seperti Khadijah ra untuk bekerja sama.

Praktis sekali model dan prinsip entrepreneurship Muhammad saw apabila kaum muslimin atau siapa pun ingin meneladani dan mempraktikannya. Dalam banyak hal, prinsip, dan model seperti ini kerap diabaikan sehingga tidak mengherankan jika banyak entrepreneur yang gagal dalam usahanya. Pembangunan karakter sebagai syarat muncul reputasi yang baik adalah hal utama yang menjadi pondasi. Banyak orang yang melupakan karakter positif dalam berbisnis sehingga yang tampak adalah karakter negatif. Karakter negatif juga punya daya tarik yaitu menarik hal-hal negatif, seperti keraguan, ketidakpercayaan, kemuakan, dan keluhan.

Jika kita baca setiap hari beberapa surat kabar, selalu saja ada keluhan dari konsumen terhadap suatu produk atau jasa/layanan. Ada yang merepsons kembali dengan cepat dan baik. Namun, tidak jarang juga ada yang berpura-pura tidak tahu atau terus melakukan praktiks bisnis yang sama berulang kali.

Sebagai contoh, kini banyak perusahaan-perusahaan penjual alat rumah tangga elektronik dengan merk-merek berbau Jepang dan korea membuka gerai di mal-mal. Mereka mempekerjakan para salesman dan salesgirl yang siap menanti calon customer di dekat escalator ataupun di depan gerai mereka. Dengan sopan atau sambil mengejar mereka menawarkan produk gratis, kemudian mereka sedikit merayu mengajak calon customer yang menerima barang gratis untuk masuk ke dalam gerai produk elektronik itu. Di sana para salesman atau salesgirl tadi memberi tambahan harapan berupa kupon berhadiah. Kupon itu lalu digesek dan calon customer akan merasa berbunga-bunga karena mendapatkan hadiah dengan nilai jutaan serta berbagai tambahan bonus lain.

Modus ini adalah modus marketing akal-akalan karena yang dikejar oleh salesman dan salesgirl tadi sebenarnya uang muka (DP) dari calon customer. Dapat dipastikan banyak calon customer kahirnya tidak jadi membeli, tetapi sudah terlanjur menyetor DP antara Rp. 200.000 hingga Rp. 1.000.000. mereka umumnya tidak membaca aturan yang dibuat sendiri oleh perusahaan penjual bahwa DP akan hangus jika barang tidak jadi dipesan. Umumnya sasaran mereka adalah para ibu dan keluarga-keluarga yang tampak lugu.

Keluhan atas pola bisnis seperti ini sudah berkali-kali muncul disurat kabar, tetapi pengelola mal seperti tidak mau tahu dan yang menjalankan praktik bisnis seperti ini terlihat biasa-biasa saja. Tanpa sadar mereka pun telah menciptakan dan membangun karakter bagi karyawan-karyawan mereka (salesman/salesgirl) sebagai karakter-karakter penipu. Setiap hari mereka dimotivasi untuk bisa mencari calon customer baru dan menyebutkan bahwa bisnis mereka legal. Tidak jarang mereka juga mengenalkan teknik hypnoseling (kemampuan menggunakan hypnosis untuk mempengaruhi orang lain) guna membuat calon customer rela menggesekkan kartu debit ataupun kartu kredit mereka tanpa sadar.

Akankah para salesman/salesgirl yang juga turut menjadi korban perusahaan-perusahaan tidak bertanggung jawab itu akan menjadi kaya dengan cara seperti ini? Kalaupun mereka bisa kaya, bisakah mereka bahagia menikmati kekayaan dari hasil memanfaatkan kelengahan orang lain?

Dalam bab-bab selanjutnya anda akan menemukan berbagai nasehat Rasulullah saw berkaitan dengan praktik bisnis agar menjadikan para pelakunya beruntung tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Rasulullah saw dengan visi jangkan panjangnya telah membuat etika serta hukum bisnis yang mencegah seorang muslim berbuat zalim dalam aktivitas bisnisnya.

Nabi Muhammad saw memiliki kiat untuk menggaet simpati pelanggan dengan 4S:

1. Senyum. Muhammad saw terkenal sebagai orang yang murah senyum. Kelak perilah senyum ini pun menjadi sunnah dan tercatat dalam hadis beliau

2. Salam. Muhammad saw selalu mendahulukan memberi salam kepada orang-orang yang ditemuinya

3. Sapa. Muhammad saw selalu mendahului menyapa tentang keadaan orang-orang yang ditemuinya. Terkadang sapaan diikuti dengan berjabat tangan

4. Sopan santun. Muhammad saw selalu berlaku sopan dan santun, baik kepada teman sebayanya, orang tua, bahkan anak-anak yang lebih muda. Beliau jauh dari sifat sombong serta takabur.

Sumber : http://www.masbied.com/2011/06/22/model-dan-prinsip-entrepreneurship-muhammad-saw/

Jumat, 01 Juni 2012 0 komentar

Galaksi Bimasakti Pasti Tabrak Andromeda


Empat miliar tahun dari sekarang, galaksi Bimasakti seperti yang kita kenal sekarang akan tidak ada lagi.

"Pasalnya, galaksi tempat Bumi berada itu terikat untuk membuat tabrakan frontal dengan galaksi Andromeda yang berukuran sama," ungkap peneliti yang mengumumkan temuan tersebut pada Kamis (31/5).

Setelah tabrakan terjadi, seiring perjalanan waktu akan tercipta galaksi yang sama sekali baru. Salah satu kemungkinan bentuk galaksi gabungan itu berupa elips daripada spiral layaknya Bimasakti.

"Kita tahu sejumlah galaksi lain di sekitar kita yang juga dalam proses bertabrakan dan penggabungan," kata Roeland van der Marel dari Space Telescope Science Institute di Baltimore.

"Namun, yang membuat penggabungan masa depan galaksi Andromeda dan Bimasakti begitu istimewa adalah bahwa itu akan terjadi pada kita."

Betul, para astronom telah lama mengetahui bahwa Bimasakti dan Andromeda, yang juga dikenal sebagai M31, meluncur ke arah satu sama lain dengan kecepatan sekitar 250.000 mph (400.000 kph).

Mereka juga lama menduga bahwa kedua galaksi mungkin bakal membanting satu sama lain dalam miliaran tahun ke depan.

Namun, diskusi seperti kecelakaan galaksi masa depan selalu tetap berbau spekulatif, karena tidak ada yang berhasil mengukur gerakan ke samping Andromeda sebagai komponen kunci jalan galaksi melalui ruang angkasa.

Namun, itu tidak lagi sekadara dugaan. Van der Marel dan rekan-rekannya menggunakan teleskop ruang angkasa Hubble untuk berulang kali mengamati beberapa daerah terpilih Andromeda selama tujuh tahun.

Mereka mampu mengukur gerakan menyamping galaksi (atau tangensial). Hasilnya, mereka menemukan bahwa Andromeda dan Bima Sakti memang terikat untuk terjadinya tumbukan langsung antara keduanya.

Merger galaksi itu, van der Marel menambahkan, dimulai pada 4 miliar tahun dan akan selesai sekitar 6 miliar tahun dari sekarang. (Space.com/OL-5)
Kamis, 31 Mei 2012 0 komentar

Kisah Elang dan Kalkun


Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas




Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang, “Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!”. Elang membalas, “Kedengarannya ide yang bagus”.


Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata, “Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini”.


Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya, “Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi kami?”. Sapi menjawab, “Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan”. Dengan undangan itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani.


Sapi menjawab, “Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan”. Kalkun tambah bingung, “Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?”. Sapi menjawab, “Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal.” Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk mencari naungan.


Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang, “Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Disamping itu saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup.”


Elang juga goyah dengan pengalaman ini, “Saya tidak tahu tentang semua ini. Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa mbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai tantangan menarik”.


Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap dimana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia tidak ketahui bagaimana ke depannya.


Semuanya berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja. Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas. Namun suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan bahwa Hari Raya akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk pergi dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si Elang.


Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Raya keluarga Tuan Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.


Begitulah sobat, ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda…Dan Anda akan menyesalinya setelah segalanya berlalu dan tidak ada kesempatan lagi…


Seperti pepatah kuno “selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus”.
Selasa, 29 Mei 2012 0 komentar

Samsung Hadirkan Produk Handal Berfeature Makin Ciamik



Hallo sobat JC, baru-baru ini Samsung mengeluarkan produk barunya yuk mari kita tengok sekilas review produk gadget terbaru dari Samsung yaitu Samsung Galaxy S3, nah berikut spesifikasinya:
  • 136.6 x 70.6 x 8.6mm
  • 133 gram
  • Layar: 4.8-inch HD Super AMOLED (1280×720) Pentile (no Plus)
  • Processor: Exynos 4 Quad @ 1.4Ghz for HSPA version
  • 1GB of RAM
  • Rear Camera: 8MP Autofocus, Flash, Zero Lag Shutter BSI Image sensor
  • Front Camera: 1.9 MP HD, Flash, Zero Lag Shutter
  • Video: Full HD 1080p Recording and Playback
  • Storage: 16GB/32GB/64GB
  • 2,100mAh battery
  • GPS with GLONASS
  • 802.11n Wi-Fi, NFC, Bluetooth 4
  • microSD expansion
  • 21Mbps HSPA, LTE supported
  • Micro SIM
Pilihan warna dari produsen yang tersedia adalah marble white dan peble blue







Gimana gan OK kan? semoga artikel ini berguna bagi agan sekalian.
Jumat, 25 Mei 2012 0 komentar
Ini post pertama saya, selamat datang di blog ini..... terima kasih udah mampir kemari

tunggu update ane selanjutnya ya? :) 

be right back guys, btw twitternya jgn diliat dulu belum ada update link udah pada mati semua hehehehe...... ok you see later!
 
;